Rumah tangga tidak selalu runtuh karena tidak ada cinta. Kadang, cinta masih tinggal. Namun kejujuran telah lebih dulu pergi.
Lalu yang tersisa hanyalah dua orang yang
sama-sama ingin bertahan, tetapi tidak lagi tahu bagaimana cara saling
mempercayai. Ini bukan kisah tentang perempuan yang kalah oleh perempuan lain. Ini
adalah kisah tentang seseorang yang belajar bahwa memaafkan bukan berarti
melupakan. Dan bahwa setiap luka akan menemukan jalannya menuju kesembuhan,
selama hati masih bersedia pulang kepada Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar